Search

Jul 17, 2013

Pembuktian Sang Burung Merpati



Apa Kabar ni sobat-sobat sekalian ? hahahehe pasti baik pada kesempatan kali ini saya ingin menuliskan kisah-kisah waw.. hehe sory kalo lebay.. emangnya pada postingan ini ada cerita tentang apa'an sih ? ya dari pada lama-lama mendingan simak dari pada ntar penasaran sampai kebawa mimpi.. siipp lebayy banget


Pembuktian Sang Burung Merpati 

Disuatu tempat yang kumuh terdapat sebuah pemukiman merpati, pemukiman tersebut jarang dijamah oleh merpati lainnya. hanya segelintir keluarga merpati yang menempati tempat tersebut. disudut tempat tersebut hidup sebuah merpati jantan muda yang sebatang kara, dia mempunyai alasan kenapa hidup sebatang kara. dalam kehidupan sehari-harinya dia selalu terbang sejauh mungkin selama dia bisa untuk mencari makan dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, merpati jantan tersebut sangat ulet dan bersemangat dalam menjalani kehidupan. suatu waktu di pagi hari seperti biasanya dia terbang sejauh mungkin, senja pun datang dia pun sampai disebuah tempat yang asing bagi dia, tak disangka senja yang indah dimana matahari menguning berubah menjadi gelap dan awan-awan hitam menutupi langit, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya dan membahasi sekujur tubuhnya, tak lama kemudian dia berteduh di sebuah pohon yang rindang, matanya terus saja bersayup-sayup karena hujan yang turun begitu derasnya, waktu berlalu lima menit hujan pun tidak berhenti, merpati jantan tersebut terus menunggu sampai hujan tersebut berhenti. pada saat menuggu hujan berhenti dia melihat sebuah merpati lainnya yang sedang terlunta-lunta menahan derasnya hujan, akhirnya dengan naluri yang dia punya dia segera menghampiri merpati itu, hujan semakin deras disertai kilat-kilat yang menggelegar dengan sigap dia menarik merpati tersebut untuk berteduh. sesampainya di pohon merpati yang terlunta-terlunta tersebut pingsan, sesegera merpati jantan tersebut menutupi merpati yang pingsan itu dengan badannya dan melebarkan sayapnya guna menghalangi derasnya hujan dan derasnya tiupan angin..
waktu berlalu dan terik matahari pagi menyilaukan mata. merpati jantan tertidur, sedangkan merpati yang terlunta-lunta sudah pergi meninggalkan merpati jantan itu sendiri, saat bangun merpati jantan tersebut heran dan bertanya kemana merpati yang terlunta-lunta itu..
akhirnya dia segera pulang dan beristirahat dirumahnya, beberapa hari merpati jantan tersebut seperti biasanya terbang ke tempat yang jauh, dalam perjalanan dia berhenti dan memperhatikan seekor merpati yang pernah dia liat sebelumnya, tapi tak tahu dimana ?.. 
dia pun menghampiri merpati tersebut, "apa ku pernah melihat mu sebelumnya ?" merpati itu menjawab "iya kau pernah melihatku" dan ternyata merpati itu merpati betina yang amat cantik. "lalu dimanakah ?" "disebuah pohon yang rindang", merpati jantan tersebut mengingat-ingat kembali memorinya dan ternyata dia mengingat kembali bahwa merpati tersebut adalah merpati yang di tolong sewaktu hujan deras. mereka pun saling bercakap-cakap untuk mengenalkan dirinya satu sama lain. waktu berjalan mereka berdua saling akrab sebagai seorang sahabat. dimalam yang cerah merpati jantan tidak bisa memejamkan matanya, dia merasa heran dengan kondisinya yang dialaminya, dia merasa pikirannya sesalu membayangkan merpati cantik yangg tak lain adalah sahabatnya. merparti jantan tersebut bahwa tak menyadari bahwa dia telah jatuh cinta. dia pun selalu merasa gembira apabila saat bertemu sahabatnya. waktu terus berlalu dan merpati jantan tersebut merasa tersiksa karena dia tak bisa mengungkapkan perasaanya. dia merenung dan mengumpulkan keyakinan untuk mengungkapkannya, ke esokan harinya dia bertemu, dia merasa gugup namun dia tak punya pilihan lagi, akhirnya dia mengungkapkan perasaanya, sejenak merpati jantan tersebut menunggu jawaban darinya, dan tak disangka merpati yang cantik tersebut meminta sebuah pembuktian cintanya 
"bisa kau melakukan pembuktian untukku ?"
"pembuktian apa " jawab merpati jantan itu
"Bisakah kau mengubah warna mawar putih menjadi mawar merah ?"
seketika merpati jantan itu diam, dan dia jawab dengan terpatah-patah "Ba baik lah"
"Kalau begitu temui aku besok"
merpati jantan tersebut terbang menuju ke rumah untuk memikirkannya. dalam pikiran dia mustahil merubah bunga mawar tersebut, sampai larut malam dia tidak tidur.
Keesokan Harinya sesuai janji merpati jantan tersebut menemuinya.
"Baiklah aku akan melaukan sebuah pembuktian" Kata merpati Jantan tersebut
"Bagaimana bisa ?"
"ayo kita mencari mawar putih" dengan sigap merpati jantan tersebut terbang dan diikuti oleh sahabat merpati cantiknya
mereka berdua akhirnya menemukan sebuah mawar putih di lahan yang begitu indah.
"Aku mempunyai satu permohonan, tutup matamu sampai aku beri isyarat untuk buka, tapi terserah kau untuk mempercayai pembuktian ku apa tidak" ucap merpati jantan
"Baiklah" jawab merpati nan cantik
merpati nan cantik itu segera menutup mata, suasana tampak hening setelah beberapa lama merpati jantan tersebut memberikan isyarat untuk membuka mata
"se sekarang buka matamu"
merpati nan catik tersebut membuka matanya dan dengan seketika dia berlinang air mata.
"a apa ka ka kau sudah yakin ?"
merpati nan cantik tersebut mengangguk, dan bersedih melihat apa yang terjadi di depan matanya. dia sungguh amat menyesal 
Bunga mawar putih tersebut sudah menjadi merah dengan tetesan darah pembuktian dari sang merpati jantan,, akhirnya merpati jantan tersebut tersenyum lalu memejamkan matanya untuk selama-lamanya.


Sekian dulu sobat-sobat ceritanya, jangan lupa update Blog ini untuk mendapatkan cerita-cerita yang lainnya. :D


Related Post:

Comments

0 komentar:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Post a Comment